- Benjolan pada payudara atau terasa menebal dan berbeda dari jaringan di sekitarnya
- Keluar darah pada puting susu
- Perubahan ukuran atau bentuk payudara
- Perubahan pada kulit payudara, contohnya lesung
- Bentuk puting susu yang terbalik
- Pengelupasan kulit puting susu
- Kemerahan pada kulit payudara, seperti kulit jeruk
Penyebab Kanker payudara
Kanker payudara dapat terjadi dikarenakan faktor genetis tapi hal tersebut dengan jumlah kasus yang sedikit. Kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara berkembang secara tidak normal, mereka membelah diri lebih cepat sehingga terakumulasi dan membentuk tumor yang menyebar pada payudara, jaringan getah bening atau bagian tubuh lainnya. Pada banyak kasus, kanker payudara dimulai pada saluran produksi susu dan dapat juga dimulai dari sel pada payudara.Ada beberapa tipe umum kanker payudara, namun para ahli tidak menjelaskan penyebab pasti terjadinya kanker payudara. Hal tersebut karena banyak orang yang memiliki faktor resiko mengalami kanker, namun tidak pernah mengalaminya dan sebaliknya orang mengalami kanker padahal tidak memiliki faktor resiko kanker. Oleh karena itu, para ahli berpendapat bahwa kanker payudara disebabkan kombinasi dari faktor genetic dan lingkungan serta gaya hidup.
Kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga diperkirakan 5-10 persen dari kasus yang terjadi. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Jika keluarga anda memiliki histori kanker, ada baiknya lakukan tes dara untuk mengidentifikasi BRCA atau gen lainnya yang rusak.
Faktor resiko kanker payudara
Ada beberapa faktor resiko yang membuat anda memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Namun begitu, faktor resiko bukan berarti anda akan mengalami kanker payudara. Bahkan ada beberapa orang yang menderita kanker payudara padahal tidak memiliki faktor resiko. Berikut beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara, antara lain yaitu :- Wanita. Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.
- Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.
- Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain.
- Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.
- Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.
- Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.
- Obesitas. Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara.
- Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.
- Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.
- Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
- Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
- Minum alkohol. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

0 komentar
Posting Komentar