![]() |
| Foto : jihanherbal19 |
Disadur pada Wikipedia Indonesia yang menyebutkan bahwa pada masa haid terjadi perubahan fisiologis di dalam tubuh wanita secara berkala dan dipengaruhi oleh hormone reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Masa ini sangat penting dalam hal reproduksi. Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari paling lama 15 hari. Siklus inilah yang digunakan untuk menghitung dan mengetahui masa subur pada wanita.
Ada berbagai macam kelainan yang terjadi pada wanita berkaitan dengan menstruasi, salah satunya yaitu siklus haid yang tidak teratur. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan siklus haid tidak teratur, berikut ulasannya.
1. Perubahan drastis berat badan
Perubahan berat badan yang drastic dapat mengganggu siklus haid. Hal ini disebabkan oleh kerja hormone estrogen dan progestero yang terganggu akibat perubahan drastic sel-sel lemak yang terdapat pada tubuh.
2. Stres
Stres dapat mengganggu kinerja hypothalamus yang mengatur kinerja produksi berbagai hormone termasuk hormone estrogen dan progesterone yang berperan dalam terjadinya menstruasi.
3. Gangguan Pada Kelenjar Tiroid
Kelenjar tiroid yang terdapat pada leher berfungsi mengatur metabolisme tubuh Anda. Kelenjar ini juga berinteraksi dengan banyak sistem tubuh yang lain agar berjalan dengan semestinya. Tapi ketika terjadi ketidakseimbangan pada tiroid, baik itu hipotiroid maupun hipertiroid, maka akan berpengaruh juga terhadap kelancaran siklus haid.
4. Hormon Tidak Seimbang
Ketidakseimbangan hormon merupakan penyebab utama menstruasi yang tidak teratur. Hal ini karena keseimbangan hormon merupakan hasil dari suatu kerjasama antara otak, kandung telur, kelenjar di otak, serta kelenjar tiroid. Bila terjadi gangguan dalam peredaran hormon tersebut dapat menyebabkan siklus menstruasi wanita terganggu.
5. Pil Kontrasepsi
Penggunaan alat pengontrol kehamilan juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Beberapa jenis pil kontrasepsi dosis rendah dapat menyebabkan haid tidak teratur.
6. Jamur atau Penyakit
Adanya jamur atau penyakit pada organ kewanitaan dan rahim juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Hal ini tidak dapat memberikan gejala yang jelas dan segera konsultasikan kepada dokter kandungan. Oleh karena itu, budayakan gaya hidup sehat merawat tubuh untuk menghindari siklus haid tidak teratur yang disebabkan oleh jamur atau penyakit.
Wanita dengan siklus haid yang tidak teratur sebaiknya segera konsultasi ke dokter kandungan untuk memeriksakan penyebabnya. Bila keterlambatan haid terjadi karena ketidakseimbangan hormon, biasanya akan diberikan pil penyeimbang hormon. Selain itu, anda juga dapat mengatasi haid yang tidak teratur secara alami dengan makanan dan ramuan herbal. Namun, bila disebabkan oleh penyakit maka harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga proses operasi.

0 komentar
Posting Komentar