Minggu, 08 Maret 2015

Mencegah kanker payudara dengan pola hidup sehat

mencegah kanker payudara dengan pola hidup sehat
Kanker merupakan salah satu penyebab kematian yang banyak terjadi di Indonesia. Bagi para wanita, kanker payudara memberikan kekhawatiran tersendiri. Hal ini cukup beralasan, karena sering menyerang orang yang tidak memiliki faktor resiko. Kenali gejala, penyebab, dan berbagai faktor resiko yang memungkinkan seseorang terserang kanker payudara. Pengenalan berbagai jenis kanker payudara dan gejalanya dapat membantu dalam mendiagnosa lebih awal sehingga peluang untuk sembuh menjadi lebih besar.
Ada beberapa cara yang mungkin dapat menekan faktor resiko kanker payudara, antara lain yaitu :
  • Diet rendah lemak (kurang dari 20 persen), dengan cukup buah dan sayuran, dan menjaga berat badan ideal.
  • Ketika kanker ditemukan dan ditangani secara dini, akan ada lebih banyak pilihan pengobatan yang dapat diambil dan memiliki peluang lebih baik untuk sembuh.
  • Diantara check-ups klinis, lakukan breast self-exam (BSE) bulanan. Setiap payudara wanita berbeda, dan berubah seiring usia, siklus menstruasi, kehamilan, menopause, atau penggunaan pil KB atau hormon lain. Mungkin akan normal jika pada payudara anda terasa gumpalan, bengkak atau perih pada waktu tertentu, seperti sebelum terjadinya kehamilan.
  • Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.
Menjaga dan menghindari zat-zat yang dapat memicu kanker payudara seperti estrogen yang berlebihan dan zat karsinogenik. Kandungan estrogen di dalam tubuh dapat dijaga dengan cara berolahraga secara teratur dan mempertahankan berat badan ideal serta hindari konsumsi alcohol. Semakin banyak lemak, maka akan semakin meningkatkan kadar estrogen di dalam tubuh. Kebiasaan meminum minuman beralkohol juga dapat meningkatkan kadar estrogen dalam darah. Selain itu, estrogen ada yang berasal dari luar tubuh biasanya berupa residu hormon estrogenic dalam daging dan residu pestisida estrogenic. Jangan terlalu sering makan daging merah, makanan yang diasinkan, dibakar, diasap, dan diawetkan dengan nitrit, serta hindari asap rokok karena bahan-bahan tersebut biasanya mengandung zat karsinogenik.
Biasakan konsumsi makanan sehat yang mengandung antioksidan dan antikanker. Makanan yang banyak mengandung antioksidan biasanya terdapat pada buhan kiwi, wortel, jeruk, paprika, apel, alpukat, nanas, pisang, mangga, anggur, buncis, papaya dan semangka. Sedangkan makanan yang mengandung antikanker terutama pada sayuran dan buah-buahan yang mengandung zat kalsium, riboflavin, betakarotin, falate, lutein, vitamin A, Vitamin B, dan vitamin D secara teratur. Makanan tersebut seperti kubis-kubisan, gandum, ikan salmon dan tuna, yoghurt, kacang-kacangan, minyak zaitun, biji-bijian, rempah-rempah, rumput laut, dan sayuran lainnya.
Bagi anda yang tidak mempunyai aktivitas kantor dipagi hari, anda dapat mencoba berjemur di bawah sinar matahari pagi. Hal tersebut akan mengaktifkan vitamin D yang dapat membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi resiko kanker payudara.
Terakhir yaitu hidup seimbang dan hindari stress. Tidak hanya kanker payudara saja, stress dapat mengundang berbagai macam penyakit. Dalam keadaan stress maka akan mengubah dan memicu aktivitas hormon menjadi tidak normal. Hindarilah stress dan terapkan pola hidup sehat untuk mencegah terjadinya kanker payudara.

0 komentar

Posting Komentar